Rabu, 16 September 2009

Entah sampai kapan aku menahan ini semua. aku merasakan sesuatu yang berbeda. kisah kehidupanku yang sedang berliku, seperti ular tangga yang tak tahu arah. sebelumnya aku membayangkan bahwa di bulan iini kehidupanku mengasyikan tpi ternyata bayangan itupun lbur dan terabalik 180 derajat.
@@@@
Pelajarn berlangsung di kelas. waktu demi waktu kami habiskan di kelas demi belajr menuntut ilmu,demi kehidupan mendatang. Cita-cita penuh berhasyrat masih tersimpan dalam benak kami. Yah, walaupun cita-cita yang tiba-tiba terganjal ,akibat takdir yang telah ditentukan-Nya. Cukup sedih sih?,tapi itu semua dapat kita atasi. XI IPS 2 SMA,itulah kelas kami. Kata orang-orang kelas IPS itu buangan. eits... jangan salah IPS itu sngkatan ikatan pengusaha sukses ha..ha..ha.
"tet...tet..tet.."
bel istirahatpun berbunyi nyaring. Waktunya kami membuang rasa penat yg berda di otak ini. Hem...salah satunya ngaterin temen kami yang paling hobi "makan". Ini dia temen kami yang paling beda di antara kami. Ya nggak mslh makan klspun kami beda. Maklumlah otak jenius dan ank IPA. Shuuuuts jangan d bilangn, klo d blnganin GR nya mnta ampun...........
Waktu ters berjalan dengan cepat layaknya malam berganti hari dengan pagi. Kami selalu bersama. Kapanpun dan dimana saja.
@@@@
Aku selau berfikr bahwa semua yg aku lakukan ini adalh sosok prilaku kehidupanku yang nyata. Nyata pda diriku sendiri. Menjalankan pesan dari org tuaku. Kadang kala aku bertanya dalam diriku sendiri. Mengapa orang susah untuk menghargai apa saja yang berada di dalam diri seseorang. Tidakkah merka mengrti perasaan adalah hal paling prtama yg prlu di perhatikan?. Itulah sesuatu yang membuat diriku penasaran. Aku ingin menemukan jawaban ini Kadang kalanya orang bercanda,lelucon yg telah di mainkannya. Membuat orang tertawa renyah. Hingga suatu masalah yang telah ditimpapun seakan-akan hilang. Terlupakan dan terbuang dari pkiran.
@@@@
Mimpi-mimpi indah terus kami simpan. Menjdi yang terbaik adlah idaman tiap manusia. Menjadi terbaik diantara yang paling baik. Itulah motivasi untuk menjadi orang terbaik. Kami slalu berangan-angan memikirkan masa depan. Sekiranya masa depan yang kami raih telah menyambut kami. Tpai sayang kami masih dalam proses belajar.
"Aduh...bisa nggak ya jdi Farm Engineer?"
"Bisa-bisa aja?"
"Tapikan aku di IPS..."
"Ye!,nggak psti IPA kali.. Asal ada kemauan aja!. Makanya belajar dong....?"
"Kalau aku sih jadi psikolog!"
"Wah...mau nyembuhin orang gila?" ceplos salah stu temanku. Sekilas semuanya tetawa renyah.Inilah cita-cita yang ingin kami raih. Masa depan yang selalu di nanti-nanti
@@@@
Sampai kapanpun aku tidak ingin meninggalkan ini semua. Berusaha menjadi diri sendiri. Menyikapi sesuatuyang telah terjadi. Penyesalan itu pasti ada,yang membuatku lunglai. Tak bisa bernafas dalam kebahagiaan. Adanya aku tertahan oleh rasa sesak di dalam hatiku. Tapi aku tak bisa memiliki egoku ini. Aku masih merasakan tanggapan dari orang-orang yang berada di sekitarku. Yang menurtku lebih penting dari pada urusan egoku.
@@@@
Titian langkah kami terus berjalan. Mengikuti urusan waktu yang bergulir. Menjamak setiap tempat dan merasakan kenikmatan dalam tempat yang kami huni ini. Hingga rasa perih terkubur dan tercampur dengan rasa sakit, sakit yang sangat mendalm buat kami. Hingga malam yang dinanti-nanti oleh teman-teman kami datang. Wajah seloreh raut muka masam membias di muka kami.
"Sudah..sudah.. kesempatan bukan hanya di sini saja. Pasti kita bisa meraih kesempatan yang lebih"
"Iya benar!. Mungkn ini jalan-Nyadan terbaik untuk kita"
"Kan kita sehati!!!!"
"Iya benar!,kita sehati..."
Kkami mencoba untuk menggrakan diri. Ingin rasanya kami membaur oleh orang-orang yang kni lebih beruntung dari pada kami. Tpi ini semua telah di tentukan-Nya. Apalah guna bila tangan ini tak dapat meraihnya. Dna kami hanya termenung dan mentap kesenangan yang maya.
@@@@
Aku tahu ini adalah guncangan besar bagiku serta teman-temanku. Tapi apakah aku ini tidak berguna untuk orang lain?> Hingga aku tak bisa menaruh perhatian yang lebih terhadap teman-temanku. Merasakan apa yang mereka rasa. Bila rasa pahit yang merka rasa, maka aku ingin merasakan rasa pahit itu juga yang aku rasa. Bila rasa asam itu yang mreka rasa, maka aku ingin merasakan asam itu juga. Batinku berkata.
"Kuatkanlah sgala ancaman dan marabahaya yang terjadi dalam diriku serta teman-temanku. Bla aku dapat dan sanggup, maka bebankanah rasa yang melara di batin temanku untukku. Sehingga mereka dapat menghiasi kehidupan dengan penuh warna".
@@@@
Sudah cukup menahan lara di hati,yang terus membanjir di diri kami. Biarlah ini semua sebagai kenangan,yang dapat kami simpan dalam memori kami semua. Biarlah waktu ni bergulir sebagaiman mestinya. Lama-lama kami merasakan asrti sebuah kebersamaan. Bersama-sama membaagi ras dalam diri kami. Hri-hari terakhir ini kami dapat meluapkan sesuatu yang membuat kami terhibur. Melupakan semua masalah yang telah menimpa di otak kami. Anehnya masih ada orang-orang di sekitsr kami yang selalu menggunjing pada diri kami. Apakah semua yang kami lakukan ini salah?, Apakah kami tak pantas untuk mendapatkan kegembiraan dan kesenangan?. Dan apakah mereka mau merasakan apa yang kami rasa?. Aku yakin tak serangpun mau peduli pada diri kami,walaupun itu ada. Merekadapat berucap dan tak dapat bertindak.
"Coba bilang jangan...jangan.."
"?"
"Idih!, mulai deh nggak jebonya?"
"Bodoh!. Itu kepala tau?"
"Ha..ha..ha.."
@@@@
Ingin rasanya aku memberhentikan waktu, tak bergerak dan tak berdaya. Semua orang yang ada di bumi diam seketika. Tapi semua tidak mungkin. Inilah dunia yang harus ku lalui dengan rasa sabar. Aku takkan bertahan bila saja aku terbangun sendiri melihat fajar dan melakukan sgala aktifitasku. Dan pastinya aku akan rapuh hingga kering kerontang lalu menjadi abu dan terbawa angin lalu menghilang. Tidak!!!, aku tak ingin semua ini terjadi padaku tuk selamnya. Aku harus bangkit dan memberikan perlindungan kepada teman-temanku. Biarlah aku sebagai sandaran, dengan begitu aku dapat menjadi sosok orang tegar, walau itu belum terbentuk dalam diriku....
-the end-

for all my best friend...
you always in my heart
this is my promise!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar